Hi.. ini tulisan pertama gw di
tahun 2017, setelah sekian lama ga pernah posting, sekarang gw muncul lagi
dengan segala hal yang benar-benar berbeda. Seperti judul yang gw buat, semua
tentang waktu. Hal yang menginspirasi gw memilih judul itu adalah waktu habis
natal kemaren gw ketemuan sama keempat sahabat gw. Yah, kami selalu melakukan
reuni setiap tahun, karena ada temen gw yang udah kerja di Bali dan di tambah
sekarang gw yang udah tinggal di Solo. Ketika memikirkan akan ketemuan sama
mereka natal ini, gw sangat bersemangat sekali, karena gw akan ketemu sama
sahabat-sahabat ‘gila’ gw yang entah kenapa apa pun yang ada sama mereka selalu
biking gw nyaman dan happy. Dan mereka adalah salah satu hal utama yang membuat
gw balik ke Jakarta akhir tahun kemarin.
Hari yang gw nanti-nantikan tiba,
hari dimana kami berlima udah janjian buat ketemuan dan tukar kado seperti
tahun-tahun sebelumnya. Pertama gw ketemu sama sahabat gw yang paling deket
sebut saja ‘K’, kami makan siang bareng tentunya sama suami gw. Jadi kami makan
bertiga. Gw tidak merasakan euphoria yang sama dari dya, kami ga lagi cerita
dari hati ke hati kaya dulu (mungkin karena ada suami gw), dya ga terlihat
excited seperti tahun-tahun sebelumnya. Yah mungkin karena drama-drama cewek
yang terjadi ketika menentukan tempat janjian dan waktu pertemuan. Gw sih
melihatnya dya agak kesal mengenai itu. Dan… yah, gw agak sedikit kecewa.
Entahlah, gw merasa pertemuan dengan dya siang itu ga sehangat biasanya. Lalu
kami menghabiskan waktu lagi sambil menunggu ketiga teman kami yang lainnya.
Setelah pada akhirnya kami
berkumpul berlima dan menimkati makan malam, suasana yang berbeda juga gw
rasakan lagi. Ah.. apa gw yang terlalu sensi, gw juga ga ngerti. Temen gw yang
super sibuk, merasa kesal dengan harinya di kantor, dan tanpa sadar moodnya
terbawa saat kita ngumpul. Satu lagi teman gw si bumil yang selalu drama dengan
kehamilannya juga nambah mood ga enak malem itu. Dan.. rusaklah seluruh harapan
kesenangan dan kebahagiaan gw ketemu mereka malam itu. Tukar kado hanya jadi
rutinitas dan kewajiban, ga lupa foto bareng. That’s it!! Gw ga merasakan ada
kehangatan, kenyamanan dan kesenangan kaya biasanya.
Itulah kenapa gw menyebutnya ‘semua
hanya tentang waktu’, ga ada yang tau kemana waktu akan membawa kita. Dulu ketika
semua single, dunia berasa milik berlima, suka-suka aja mau ngapain,
drama-drama udah jadi kaya snack yang dimakan tiap waktu. Seiring berjalannya waktu,
masing-masing udah punya tanggung jawab dan prioritasnya sendiri, terus mo
nyalahin syapa ketika segala sesuatunya terasa berbeda. Ga ada.. karena emang
begitulah adanya. Mungkin standar ekspektasinya aja yang mulai diturunin dan
disesuaikan. Kecewa? Pasti. Tapi ga ada yang bisa ngerubah itu. Gw sendiri pun
mulai ragu, persahabatan itu seperti apa. Hahaha.. anggep aja gw lagi sangat
kecewa sama ekspektasi gw mengenai persahabatan. Gw sih maunya percaya kalo
persahabatan yang tulus itu bakal abadi walaupun masing-masing udah punya
kepentingan dan prioritas sendiri.
Sekali lagi… semua hanya tentang
waktu…
No comments:
Post a Comment